01 April 2012

TIPS MERAWAT ACCU (2)

Tips perawatan accu kali ini yaitu perawatan total dengan membuang airnya dan mengisi ulang dengan air zuur dengan tujuan memperbaiki kwalitas kelistrikannya.

Langkah-langkah :
1.Buka tutup air accu dengan obeng minus, kemudian buang airnya ke tempat yang aman, jangan sampai terkena kulit, sebab dapat melepuhkan kulit anda.

2.Siapkan air panas lebih kurang 2 liter dan campurkan dengan deterjen 1 sendok makan serta diaduk hingga merata.

3.Siramkan air panas yang sudah bercampur dengan deterjen ke dalam lubang-lubang air accu yang sudah kosong tadi, diamkan sekitar lima menit. Lalu kocok sebentar (tutup dulu lubang-lubang air accu), jangan terlalu keras pada saat mengocok, karena bisa merusak elemen-elemen didalamnya , kemudian buang beserta endapannya. Agar penyucian ini benar-benar optimal, ulangi langkah ini hingga 3 kali.

4.Setelah itu, karena didalamnya masih terdapat sisa-sisa air sabun, maka bersihkan dengan air biasa yang bersih, lakukan seperti pada langkah no.3 sampai air deterjen hilang.

5.Sebelum diisi dengan air accu zuur, bilas dulu 1kali seperti langkah no.3, tetapi sekarang menggunakan air accu zuur.

6.Akhirnya isikan air accu zuur sesuai garis tanda batas maksimal yang tertera pada accu.dan pasang kembali pada tempatnya, hati-hati jangan terbalik antara minus & plus. Pada mulanya accu anda masih lemah, usahakan menjalankan kendaraan anda setiap hari agar penyetruman (recharging) optimal. Atau anda dapat menggunakan jasa penyetruman diluar, harganya relatif murah.

pekerjaan ini secara langsung bisa menekan dana pengeluaran anda dan andapun mendapatkan ilmu perbengkelan.

TIPS MERAWAT ACCU

Hal dasar yang wajib anda tahu adalah gas hidrogen di dalam ruang aki, gas hidrogen ini tercipta dari asam sulfat akibat proses charging dari alternator. Gas hidrogen adalah salah satu gas yang mudah terbakar. Terus apa yang mengakibatkan gas hidrogen ini terbakar?

1. Percikan Api, apa saja penyebabnya? Klem aki yang terlalu longgar, kondisi ini kerap menjadi penyebab utama munculnya percikan api. terus bagaimana solusinya? Kencangkan Klem terminal aki secukupnya (tidak terlalu kencang dan tidak terlalu longgar) dan jangan sayang untuk mengganti klem aki apabila sudah tidak layak pakai.

2. Kabel-kabel yang tidak terbungkus rapi di sekitar aki. Dan perhatikan :
a) Skun kabel, pastikan diameter skun sama dengan diameter baut klem terminal aki agar tidak kedodoran
b) Ikatan kabel ke skun, bila perlu solderlah walaupun kabel skun telah terikat.
c) Kabel terkelupas, rapikan dengan cara membungkus dengan solasi agar aman.

3. Tambah air aki, kelalaian dalam mengisi air aki ini mengakibatkan plat aki akan rusak karena tidak terendam. Cairan sulfat berpotensi memercikan bunga api ke atas dan jatuh di terminal positif ataupun negatif.

4. Gunakan tambahan baut kupu-kupu pada klem. Baut ini terkesan memudahkan kita, tanpa kunci (dengan tangan) kita bisa membukanya

5. Tambahkan braket. Braket ini berfungsi meredam getaran berlebih terhadap aki, selain membuat aki berumur panjang juga menjaga ikatan klem tidak mudah kendor. Gantilah bila sudah rusak.

Pekerjaan yang ringan ini bisa kita lakukan sendiri tanpa perlu ke bengkel, demi kelancaran mobil kita dalam menempuh perjalanan kemanapun. kontrol accu ini bisa dilakukan setiap 1-2 minggu sekali.

16 Februari 2012

Manfaat Bersedekah

Kita bahas sedikit yuk.. Ibadah sedekah adalah ibadah yang tidak hanya melibatkan dua pihak yaitu pihak pemberi dan Tuhan tapi juga pihak ketiga yaitu pihak penerima. Ibadah sedekah selalu ada tiga pihak yaitu Pemberi, penerima dan Tuhan. Sehingga manfaat Ibadah Sedekah lebih dari dari Ibadah sendiri (fardu ain).

Berdasarkan kenyataan dalam kehidupan banyak ditemukan keajaiban, hikmah dan manfaat sedekah dan hal ini di luar logika manusia. Orang yang biasa bersedekah batin dan fisiknya akan selalu sehat karena batin terisi dengan kebahagiaan, keihklasan menolong sesama.

Apakah Sedekah harus menunggu iklas?

Pertanyaan diatas pasti pernah terlintas di pikiran dan hati kita. Ternyata menurut Ustadz Yusuf Mansur keikhlasan-pun harus dilatih. Tanamkan kebiasaan dalam bersedekah baik besar maupun kecil dalam kehidupan sehari-hari kita. Ikhlas butuh proses untuk eksis dibalik kondisi susah dan senang, baik sedang sehat ataupun sakit. Sehingga bila terlatih apapun kondisi kehidupan kita rasa ikhlas bersedekah akan selalu ada. Jadi kesimpulannya Niat Sedekah tidak perlu menunggu ikhlas. lakukan saja..

Manfaat sedekah yang di luar logika bisa dibuktikan dengan contoh kehidupan dibawah ini. Satu lagi yang namanya rezeki itu tidak hanya berbentuk uang dan materi. Rezeki bisa berbentuk nikmat iman dan kebahagiaan lainnya. Misalnya:



  • Melipatgandakan rezeki seseorang

  • Sulit cari pekerjaan atau wirausaha? bersedekahlah

  • Sulit punya keturunan atau batin tidak tenang, dll

Dengan izin Allah permasalahan diatas bisa segera teratasi. Rezeki semakin berlipat, mudah mendapat pekerjaan atau memperoleh penghasilan dan juga bagi yang belum punya keturunan Insya Allah diberikan Amanah mendapat keturunan. Bagi yang Kaya bersedekah malah akan semakin bertambah rezekinya.

Khususnya bagi sahabat yang sedang dalam kesusahan cobalah untuk bersedekah (meskipun terasa berat) maka tunggulah akan datangnya rezeki yang tidak terduga dan tidak disangka-sangka. Besar dan kecil nilai sedekah hendaknya dibarengi keikhlasan dalam melakukannya.
Semoga tulisan ini bisa memberi manfaat

Manfaat Sholat Dhuha

Pagi itu mentari berada diseperempat ubun-ubun (7 Hasta). Saya melihat rekan-rekan saya berbondong-bondong masuk ke masjid untuk melaksanakan sholat sunnat Dhuha. Begitu banyak manfaat yang bisa diperoleh dari sholat dhuha . Berikut beberapa hadist shohih yang menerangkan manfaat sholat Dhuha “ Rasullullah bersabda di dalam Hadits Qudsi, Allah SWT berfirman “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat sholat dhuha, karena dengan shalat tersebut, Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya. “ (HR Hakim & Tabrani); dan juga “Barangsiapa yang masih berdiam diri di masjid atau tempat shalatnya setelah shalat subuh karena melakukan i’ktikaf, berzikir, dan melakukan dua rakaat shalat dhuha disertai tidak berkata sesuatu kecuali kebaikan, maka dosa-dosanya akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (H.R Tirmidzi); “Dari Ummu Hani bahwa Rasullah SAW shalat dhuha 8 Rakaat dan Bersalam tiap dua rakaat.” (HR Abu Daud); “Dari Zaid bin Arqam ra. Berkata ,”Nabi SAW keluar ke penduduk Quba dan mereka sedang shalat dhuha”. Beliau bersabda ,? Shalat awwabin (Duha’) berakhir hingga panas menyengat (tengah hari).” (HR Ahmad Muslim dan Tirmidzi) Subhanallah begitu banyak janji-janji Allah kepada kita yang mau mengerjakan sholat sunnat ini.



Waktu yang tepat untuk melaksanakan Sholat dhuha adalah ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga waktu dzuhu diutamakan kira-kira sekitar pukul 10 pagi. Jumlah Raka’at shalat dhuha bisa dengan 2,4,8 atau 12 raka’at. Dengan setiap 2 rakaat disertai 1 kali salam dan dikerjakan secara Munfarid (tidak berjamaah), Caranya sebagai berikut : Niat didalam hati bebarengan dengan takbiratul ikhram; Aku niat shalat Dhuha 2 rakaaat karena allah”; Membaca doa Iftitah; Membaca surat Al Fatihah ; Membaca satu surat dalam Alquran. Afdolnya rakaat pertama surat Asy-Syams dan rakaat kedua surat AL-Lail ; Ruku’ dan membaca tasbih tiga kali; I’tidal dan membaca bacaanya; Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali; setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali; Rakaat-Rakaat selanjutnya dilakukan sama seperti contoh diatas pada dasarnya sama seperti sholat pada umumnya namun lebih ditekankan saat membaca surat pendek sangat disarankan rakaat pertama surat Asy-Syams dan kedua surat Al-Lail

02 November 2011

MAKNA IDUL ADHA




Idul Adha (di Indonesia, Hari Raya Haji, bahasa Arab: عيد الأضحى) adalah sebuah hari raya Islam. Tahun 2011 akan jatuh pada hari minggu 06 Nopember 2011. Pada hari tersebut diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika nabi Ibrahim (Abraham), yang bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, akan mengorbankan putranya Ismail, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba.

Pada hari raya ini, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan salat Ied bersama-sama di tanah lapang, seperti ketika merayakan Idul Fitri. Setelah salat, dilakukan penyembelihan hewan kurban, untuk memperingati perintah Allah kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya.

Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 10 bulan Dzulhijjah, hari ini jatuh persis 70 hari setelah perayaan Idul Fitri. Hari ini juga beserta hari-hari Tasyrik diharamkan puasa bagi umat Islam.

Pusat perayaan Idul Adha adalah sebuah desa kecil di Arab Saudi yang bernama Mina, dekat Mekkah. Di sini ada tiga tiang batu yang melambangkan Iblis dan harus dilempari batu oleh umat Muslim yang sedang naik Haji.

Hari Idul Adha adalah puncaknya ibadah Haji yang dilaksanakan umat Muslim.

Di Indonesia hewan kurban biasanya adalah kambing, sapi, atau bahkan kerbau, dan hasil penyembelaihan di bagikan pada tetangga sekitar yang kurang beruntung atau bahkan di bagikan pada warga sekitar masjid baik yang mampu atau yang sedang berkuban saat itu, ini merupakan syiar agar di tahun mendatang bisa berkurban demi makna hari raya idul kurban.

Penetapan Idul Adha
Bahwa bila umat Islam meyakini, bahwa pilar dan inti dari ibadah Haji adalah wukuf di Arafah, sementara Hari Arafah itu sendiri adalah hari ketika jamaah haji di tanah suci sedang melakukan wukuf di Arafah, sebagaimana sabda Nabi saw.:

«اَلْحَجُّ عَرَفَةُ»

Ibadah haji adalah (wukuf) di Arafah. (HR at-Tirmidzi, Ibn. Majah, al-Baihaqi, ad-Daruquthni, Ahmad, dan al-Hakim. Al-Hakim berkomentar, “Hadits ini sahih, sekalipun beliau berdua [Bukhari-Muslim] tidak mengeluarkannya”).

Dalam hadits yang dituturkan oleh Husain bin al-Harits al-Jadali berkata, bahwa amir Makkah pernah menyampaikan khutbah, kemudian berkata:

«عَهِدَ إِلَيْنَا رَسُولُ اللهِ e أَنْ نَنْسُكَ لِلرُّؤْيَةِ فَإِنْ لَمْ نَرَهُ وَشَهِدَ شَاهِدَا عَدْلٍ نَسَكْنَا بِشَهَادَتِهِمَا»

Rasulullah saw. telah berpesan kepada kami agar kami menunaikan ibadah haji berdasarkan ru’yat (hilal Dzulhijjah). Jika kami tidak bisa menyaksikannya, kemudian ada dua saksi adil (yang menyaksikannya), maka kami harus mengerjakan manasik berdasarkan kesaksian mereka. (HR Abu Dawud, al-Baihaqi dan ad-Daruquthni. Ad-Daruquthni berkomentar, “Hadits ini isnadnya bersambung, dan sahih.”).

Hadits ini menjelaskan: Pertama, bahwa pelaksanaan ibadah haji harus didasarkan kepada hasil ru’yat hilal 1 Dzulhijjah, sehingga kapan wukuf dan Idul Adhanya bisa ditetapkan. Kedua, pesan Nabi kepada amir Makkah, sebagai penguasa wilayah, tempat di mana perhelatan haji dilaksanakan, untuk melakukan ru’yat; jika tidak berhasil, maka ru’yat orang lain, yang menyatakan kesaksiannya kepada amir Makkah.


sumber: wikipedia.org